Senin, 06 Oktober 2025

Peternakan Sultan Ala Gen Z Kandang Kambing Super Bersih Dan Mewah

Peternakan sering diidentik dengan tempat yang kotor dan bau, sehingga banyak orang enggan untuk melirik sektor peternakan. Dengan stigma tersebut, Rahmat membuat peternakan yang super bersih dan modern, merawat ratusan ekor ternak kambing dengan cara inovatif dan modern.

Pemuda Gen Z ini memiliki keyakinan, dengan menerapkan menejemen kandang yang super bersih, maka peternakan akan menjadi tempat nyaman dan menghasilkan ternak yang berkualitas.

Bagaimana kisah selengkapnya ditonton video ini sampai selesai ya.



Senin, 29 September 2025

Kisah Kambing Perah yang Sembuhkan Sang Ibu dari COVID-19.

Hiduplah seorang pemuda sederhana bernama Humam. Ia dikenal sebagai sosok yang santai, penuh rasa ingin tahu, dan kadang suka mencoba hal-hal baru hanya karena… iseng. Begitulah awal kisahnya dimulai, ketika pada tahun 2017, Humam membeli seekor kambing jantan dan betina hanya karena tergoda dengan harga murah di pasar hewan.

Awalnya, tak ada niat besar di benaknya untuk menjadi peternak. Ia hanya ingin melihat bagaimana rasanya memelihara hewan ternak sendiri. Namun, hari demi hari berlalu, Humam justru semakin tertarik mendalami dunia peternakan. Ia mulai belajar soal brading kambing, teknik perkawinan silang untuk menghasilkan bibit unggul. Beberapa tahun ia fokus pada ternak kambing pedaging. Ia mulai menjual anakan, melayani pesanan qurban, dan pelan-pelan namanya mulai dikenal di kalangan peternak lokal.

Namun, titik balik dalam hidup Humam datang pada tahun 2019—tahun yang tidak akan pernah ia lupakan. Ibunya yang selama ini sehat dan aktif, tiba-tiba jatuh sakit karena terinfeksi virus COVID-19. Kondisinya lemah, nafsu makan hilang, dan obat dari puskesmas hanya bisa membantu sedikit.

Dalam keputusasaan, Humam teringat bahwa salah satu kambing betinanya baru saja melahirkan. Ia tahu dari beberapa bacaan bahwa susu kambing punya banyak manfaat, termasuk untuk meningkatkan imunitas. Maka, dengan tangan gemetar dan tanpa banyak ilmu, ia mencoba memerah susu kambing untuk pertama kalinya.

Dengan hati-hati ia memberikan susu itu pada ibunya. Hari demi hari, ibunya mulai menunjukkan tanda-tanda membaik. Nafasnya lebih ringan, tubuhnya lebih segar, dan senyumnya perlahan kembali. Bagi Humam, itu adalah mukjizat kecil yang mengubah cara pandangnya tentang ternak.

Sejak saat itu, Humam mulai serius mendalami peternakan kambing perah. Ia belajar dari komunitas online, ikut pelatihan, dan mengembangkan kandang khusus untuk kambing perah. Ia memilih jenis-jenis kambing unggulan seperti Saanen dan Etawa perah, mempelajari pakan, teknik pemerahan yang higienis, dan pengemasan produk.

Produk susu kambing Humam, yang awalnya hanya untuk konsumsi keluarga, mulai diminati tetangga. Lalu, dari mulut ke mulut, pesan WhatsApp, hingga akhirnya menjangkau pasar online. Ia memberi nama usahanya: "Uskam Farm"—sebuah simbol dari perjuangan, cinta pada keluarga, dan keajaiban yang lahir dari niat tulus.

Humam percaya bahwa segala sesuatu yang dimulai dari hati, akan menemukan jalannya sendiri menuju keberkahan. Dan siapa sangka, dari iseng beli kambing, kini ia bisa menghidupi keluarganya, membantu sesama, dan menginspirasi banyak orang.



Senin, 22 September 2025

Panduan Breeding Domba Skala Kecil: Dari Kandang Hingga Pakan

Memulai bisnis ternak domba memang terlihat sederhana, tapi jangan sampai tertipu oleh penampilannya yang tampak mudah. Faktanya, ada banyak aspek penting yang harus diperhatikan agar usaha ini tidak berakhir dengan kerugian. Mulai dari pemahaman dasar tentang teknik beternak, pemilihan jenis domba yang tepat, pengelolaan kandang yang efisien, hingga manajemen kesehatan hewan dan ketersediaan hijauan sebagai bank pakan, semua komponen ini saling berkaitan dan sangat menentukan keberhasilan usaha breeding domba, terutama dalam skala kecil.

Berkesempatan mengunjungi Jati Farm, sebuah peternakan domba yang dikelola oleh Bapak Suharno, seorang peternak sukses dari Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Di sini, Pak Suharno akan membagikan pengalaman nyata, strategi, serta berbagai tips praktis yang sangat berguna bagi siapa saja yang ingin memulai usaha ternak domba dari nol.

Apakah bisa untung dengan lahan terbatas? Bagaimana cara memilih indukan yang bagus? Seberapa penting bank pakan dalam keberlangsungan usaha ini? Semua jawabannya ada di video ini!

Senin, 15 September 2025

Hidup Sejahtera di Tengah Hutan, Gaji Kecil Tapi Bisa Umrohkan Keluarga

Di balik sunyinya hutan dan kesederhanaan hidup yang jauh dari keramaian kota, tersembunyi kisah luar biasa dari seorang pekerja keras yang setiap hari menggantungkan hidupnya dari alam. Gajinya kecil, hanya cukup untuk makan dan kebutuhan harian. Tapi siapa sangka… dari hasil keringatnya yang halal, ia bisa memberangkatkan keluarganya ke Tanah Suci.

Video ini bukan sekadar cerita perjuangan. Ini adalah tentang keberkahan rezeki, tentang niat yang tulus, dan tentang bagaimana Allah membalas usaha hamba-Nya dengan cara yang tak disangka-sangka.

Saksikan kisah inspiratif ini dan temukan makna sejati dari kerja keras, keikhlasan, dan hidup sederhana yang penuh keberkahan.

📍Tonton sampai akhir — semoga bisa jadi pengingat dan penyemangat untuk kita semua.

Senin, 08 September 2025

DISANGKA PAKE PESUGIHAN DAN PENGLARIS ! KULINER INI VIRAL SAMPE BISA TEMBUS 2000 PENGUNJUNG SEHARI

Cerita kali ini berasal dari couplepreneur di daerah berjulukan kota padi, Kabupaten Karawang.
Untuk sebagian warga Karawang tentu sudah tidak asing lagi dengan kuliner Kedai Sambal Dadak dan Warung Tuang. 

Ya benar sekali kisah kali ini berasal dari couplepreneur owner dari WARUNG TUANG DAN KEDAI SAMBAL DADAK. 
Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa mereka dulunya adalah mantan pegawai dengan gaji mencapai 3 digit. Namun MasyaAllah dikarenakan pekerjaan mereka sedikit banyaknya bersentuhan dengan riba, mereka berani meninggalkan pekerjaan dengan penghasilan besar tersebut dan berhijrah.

Adalah Bapak Zefi dan Ibu Liza, couplepreneur yang sungguh membuat kami kagum dan banyak mengambil pelajaran baik dari apa yang mereka sampaikan kepada kami.
Mereka bukan hanya berani meninggalkan pekerjaan mereka karena Allah, namun juga mereka berani melepas semua aset yang masih berhubungan dengan riba termasuk rumah dan kendaraan.

hasil penjualan aset dan tabungan yang mereka miliki pun mulai mereka gunakan untuk merintis usaha kuliner sekitar tahun 2019. Qodarulloh usaha mereka bangkrut dan uang tabungan dan modal mereka pun hanya tersisa 700 ribu rupiah saat itu.

Di fase inilah ujian tersulit dalam hijrah mereka. Kesulitan keuangan yang mereka rasakan, mulai mengontrak rumah dilokasi yang terdampak banjir, uang sisa 700rb yang mau tidak mau harus mereka digunakan untuk merintis usaha, kondisi sang istri yang tengah hamil besar.

Kesulitas demi kesulitan mereka lalui dengan penuh keikhlasan saat itu. Hanya berharap Allah ridho mengampuni dosa mereka. Dan yang membuat kami kagum, disaat kondisi sulit itu tawaran untuk kembali ke pekerjaan lama dengan penghasilan tinggi pun berani mereka tolak. Mereka lebih memilih mengupayakan yang halal meskipun itu sedikit.

700 ribu yang mereka punya pun hanya bisa untuk digunakan menyewa tempat untuk lapak jualan dipinggir jalan. Jualan tanpa tenda karena keterbatasan modal pun mereka jalani dengan sabar. Omset yang masih kecil sebesar 180rb pun mereka syukuri. 

Namun di fase inilah titik balik kondisi usaha dan keuangan mereka, omset yang diawali 180rb, atas ijin Allah hari ke hari naiik sedikit demi sedikit hingga tembus di 15 juta perhari. Dan kegigihan mereka berjuang pun membuahkan hasil hingga memiliki tabungan 1 Milyar hanya dalam 2 tahun dari usaha yang dirintis 700rb itu.

Penasaran dengan kisah mereka, bagaimana mereka melalui masa sulit dalam usaha, ikhtiar apa yang mereka lakukan hingga bisa sukses dibisnis, amalan apa yang mereka kerjakan sehingga mengundang pertolongan Allah SWT ? 

Yuk simak kisah lengkapnya dalam video dibawah ini.

Senin, 01 September 2025

Lulusan SMK Jadi Juragan Lidah Buaya Dengan Berbagai Macam Olahan Kaya Manfaat

Siapa sangka riwayat asam lambung dapat mengubah hidup seseorang. Nanang memiliki penyakit asam lambung yang mengharuskan dia resign dari pekerjannya. Selama pengobatan Nanang selalu mengkonsumi olahan lidah hingga asam lambungnya berangsur membaik.

Dari pengalaman tersebut akhirnya mejadi peluang bisnis yang menguntungkan dengan membuat olahan lidah buaya seperti permen, bubuk, keripik dll. Dengan memanfaatkan sosial media, kini produknya tak hanya laris di pasar lokal, melainkan sudah sampai ke luar negeri. 

Bagaimana kisah selengkapnya ditonton sampai selesai ya.

Senin, 25 Agustus 2025

RUGI SAMPAI MILYARAN TAPI KEMUDIAN BISA BANGKIT, BEGINI CARANYA

Konten konten kami berisikan tentang kisah kisah dari sosok yang menginspirasi baik dari pekerjaanya maupun personalitinya, mohon doa dan dukunganya agar kami tetap bisa menyuguhkan vidio yang bermanfaat dan konsisten membagikan kebaikan terimakasih.

Peternakan Sultan Ala Gen Z Kandang Kambing Super Bersih Dan Mewah

Peternakan sering diidentik dengan tempat yang kotor dan bau, sehingga banyak orang enggan untuk melirik sektor peternakan. Dengan stigma te...