Senin, 28 Juli 2025

Wanita Tangguh! Hadapi Segala Keterbatasan Kini Sukses Jadi Peternak Sapi.

Bu Retno membuktikan bahwa kesulitan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Meski lahir dari keluarga sederhana, sering dikucilkan, dan ditinggal orang tua sejak kecil, ia tumbuh menjadi sosok perempuan Tangguh.

Hanya bermodalkan pengalaman kini memiliki 45 ekor sapi yang mampu menghasilkan hingga 270 liter susu setiap hari. Berkat tekad yang kuat, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, ia kini mengelola peternakan sapi perah dan memproduksi berbagai olahan susu yang siap jual.

Bagaimana kisah selengkapnya ditonton sampai selesai ya.

Senin, 21 Juli 2025

KISAH INSPIRATIF HASILKAN MILYARAN DARI JUAL IKAN

Kisah inspiratif seorang pengusaha perikanan yang memulai segalanya dari nol. Berawal hanya dengan satu kapal kecil, ia menghadapi berbagai tantangan dalam bisnis perikanan, dari cuaca buruk, persaingan ketat, hingga keterbatasan modal. Namun, dengan kerja keras, strategi yang tepat, dan inovasi dalam sistem cold storage pembekuan ikan, bisnisnya berkembang pesat. Kini, ia memiliki 13 kapal besar dan jaringan distribusi luas yang memasok ikan segar ke berbagai wilayah.

Bagaimana perjalanan penuh liku ini bisa membawa kesuksesan luar biasa? Saksikan cerita lengkapnya dan temukan strategi bisnis, mindset, serta tantangan yang harus dihadapi dalam membangun bisnis cold storage yang sukses!

Senin, 14 Juli 2025

Kampung Tangguh Gunungkidul: Andai Semua Desa Seperti Ini, Indonesia Pasti Cerah!

Bermula dari ketersediaan air yang terbatas, sebuah kampung di Gunungkidul melahirkan inovasi pertanian hemat air berbasis sistem organik. Inovasi ini dikembangkan di sebuah tempat bernama Studio Tani milik Pak Wiyono. Selama bertahun-tahun, beliau melakukan riset mendalam hingga akhirnya merumuskan sebuah konsep yang dinamakan "Cerdas Air".

Konsep ini memanfaatkan barang-barang bekas dan bahan-bahan di sekitar, termasuk limbah organik, untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Salah satu contohnya adalah penggunaan galon bekas untuk menampung air yang dapat diserap langsung oleh tanaman, sehingga mencegah pemborosan air. Tumbuhan, limbah rumah tangga, dan kotoran hewan menjadi elemen penting dalam penerapan pertanian organik ini.

Dengan kondisi alam yang kurang mendukung, pertanian sering dipandang sebelah mata. Namun, kehadiran Studio Tani yang digagas Pak Wiyono berhasil mengubah pandangan tersebut. Ia tidak bekerja sendiri, Pak Wiyono mengajak warga sekitar untuk ikut membangun ekosistem pertanian yang kuat dan mandiri.

Salah satu produk unggulan dari konsep ini adalah melon greenhouse premium. Kini, melon-melon berkualitas dapat ditemukan tumbuh subur di beberapa titik di kampung, dari green house yang berukuran kecil hingga besar. Keberhasilan melon greenhouse menjadi bukti nyata bahwa konsep "Cerdas Air" dengan galon bekas benar-benar bisa diterapkan dan berdampak nyata.

Tak heran, kini kampung tersebut menjadi tujuan kunjungan dari berbagai kalangan, mulai dari dinas terkait hingga masyarakat umum.

Senin, 07 Juli 2025

Anak Muda Sukses Bangun Rumah S Beli Mobil Dari Jual Pakan Ternak

Hengky Mei Saputra, pemuda asal Puosorejo, Kademangan, Blitar, memulai perjalanannya dari titik nol. Di usia 20-an, ia mencoba beternak puyuh dengan modal dari orang tua, namun usahanya bangkrut karena harga telur jatuh drastis. Tak ingin menyerah, Hengki nekat merantau ke Jakarta menjadi sopir truk. Gaji pas-pasan dan hidup jauh dari keluarga membuatnya merenung, apalagi ia tak sempat mendampingi sang istri saat melahirkan anak pertama.

Pulang ke kampung halaman, ia mencoba berbagai usaha: jualan onderdil motor hingga ayam kampung—semua gagal. Titik balik datang saat ia diajak kakak ipar mengantarkan katul (dedak) ke kandang peternak. Dari situ, ia mulai mengenal dunia pakan ternak dan memutuskan membuka toko sendiri.

Modal hanya Rp10 juta, untung pertamanya cuma Rp16.000 sehari. Namun Hengki konsisten. Istrinya belum bisa bantu karena mengurus anak, jadi ia keliling kampung bawa sampel katul, menawarkan langsung ke kandang-kandang. Perlahan permintaan naik. Kini, Berkah Kirana Grup miliknya bisa mengirim hingga 10 ton pakan per hari, melayani peternak kecil dan besar di Blitar Selatan.

Ia menjual katul dan jagung giling berbagai grade, menjaga kejujuran dan kualitas sebagai prinsip utama. Dari usahanya, Hengki bisa membangun rumah, gudang, membeli motor dan mobil, semua berawal dari kegagalan.

Baginya, kunci keberhasilan adalah tidak gengsi, jujur, hemat, dan siap bekerja keras. Lewat video ini, Hengki mengingatkan anak muda: jangan terlalu foya-foya, mulailah usaha dari sekarang, dan jangan takut jatuh, karena jatuh bukan akhir—asal tidak menyerah. Simak video lengkapnya dibawah ini.

Peternakan Sultan Ala Gen Z Kandang Kambing Super Bersih Dan Mewah

Peternakan sering diidentik dengan tempat yang kotor dan bau, sehingga banyak orang enggan untuk melirik sektor peternakan. Dengan stigma te...